Apa Pengertian Gestun (Gesek Tunai) dan Tarik Tunai

Gestun (Gesek Tunai)

Mungkin dikalangan masyarakat awam kurang mengenal dengan istilah Gestun dalam
kartu kredit. Gestun adalah singkatan dari Gesek Tunai. Harap bisa di bedakan antara

istilah Gesek Tunai dengan Tarik Tunai dalam kartu kredit. Seperti kita ketahui, kartu
kredit yang kita punyai bisa untuk ambil uang tunai (cash advance) melalui mesin ATM.

Dan aktivitas menarik uang tunai dari kartu kredit lewat mesin ATM ini biasa di sebut
dengan istilah Tarik Tunai. Sedangkan pengertian untuk istilah gesek tunai adalah
aktivitas ambil uang tunai dari kartu kredit lewat mesin EDC (Electronics Data Capture).

 

BACA JUGA :

Gesek tunai atau biasa dikenal dengan gestun ini, seperti sudah menjadi sebuah fenomena
bagi pemilik kartu kredit yang menginginkan uang tunai dengan cepat dan tanpa proses yg

ribet dan berbelit-belit. Cara Gestun ini terbilang cukup mudah, hanya dengan mendatangi
gerai, merchants atau toko yang memiliki mesin gesek kartu kredit (mesin EDC), Anda bisa
menarik uang tunai atau duit kontan sesuai yang anda inginkan.

Alur Cara kerja Gestun bisa di bilang seperti berikut, Anda menarik sejumlah uang dengan
menggunakan kartu kredit di merchant/toko/gerai tertentu yang menyediakan layanan tsb.

Dengan melakukan gesek kartu plastik ini, si pemegang kartu kredit seolah-olah melakukan
pembelanjaan retail biasa lewat merchant/toko tersebut, tapi yang diperoleh bukan barang,
melainkan uang.

Jadi anda tidak ambil barangnya melainkan mengambil uang tunai senilai harga barang tsb.
Contoh misalnya anda gesek tunai di merchant gestun uang tunai sebesar 10 juta. Nanti

pihak jasa gestun akan mencatatkan seolah-olah kita berbelanja retail biasa seumpama belanja
smartphone yg senilai 10 juta-an. Kurang lebih seperti itu. Tentu dalam hal ini anda dikenakan
biaya-biaya tertentu yang sering disebut fee gesek tunai (biaya gestun).

Ibarat kata, transaksi Gesek tunai ini sebenarnya transaksi Fiktif. Makanya oleh bank indonesia
transaksi gesek tunai di Larang. Karena berdasarkan riset, semakin meningkatnya praktek

gesek tunai, berbanding lurus dengan meningkatnya angka NPL (Non Performing Loan)
Dan bisa menyebabkan hal-hal seperti berikut :

  • Dapat Menimbulkan Kredit Macet NPL (Non Performing Loan)
  • Rentan  Pencucian Uang ( Money Laundering)
  • Transaksi yang Salah Jika anda tidak benar-benar tahu ilmu dan kesiapannya.

Untuk lebih jelasnya, anda bisa simak uraian dibawah mengenai perbedaan gesek tunai dengan
Tarik tunai baik kelebihan dan kekurangan dari masing-masing.

 

Perbedaan Gestun dengan Tarik tunai

Berikut adalah kelebihan, Kekurangan dan juga perbedaan antara Gesek Tunai dengan
Tarik Tunai Kartu kredit :

 

Gesek Tunai Tarik Tunai
 Bunga  2,5%  Rp.50.000 atau
4-5% dari Total penarikan
 Limit yang bisa diambil  100%  60-70%
Tergantung dari Bank penerbit
 Fleksibilitas  Tidak ada batas
transaksi per hari
 Ada batas
penarikan per hari
 Transaksi  Menggunakan Mesin EDC  Menggunakan Mesin ATM
 Waktu Transaksi  Langsung  Langsung
 Kredibilitas Nasabah  Baik
(Jika terdeteksi Belanja Retail Biasa)
 Di Cap Butuh Uang
oleh Bank
 Peluang Naik Limit  Besar
(Jika terdeteksi Belanja Retail Biasa)
 Berat

 

Karena beberapa kelebihan yang dimiliki dari praktek gesek tunai ini daripada tarik tunai
maka tidak heran jika para cardholder lebih senang memilih transaksi gesek tunai

meskipun sudah di larang oleh bank indonesia. Meskipun dari segi waktu dan bunga
lebih unggul, Namun alangkah baiknya berhati-hati dalam bertransaksi dengan
cara gesek tunai ini.

 

SILAHKAN BACA JUGA :

Itulah penjelasan mengenai istilah gestun atau gesek tunai, tarik tunai. perbedaan dan
kelebihan maupun kekurangannya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*